Perusahaan-Perusahaan Afiliasi Israel Merugi Terdampak Boikot

Share This Post

Selama tahun 2023 hingga kini di 2024 banyak masyarakat muslim terus memboikot produk-produk yang terindikasi terafiliasi kepada Israel yang diketahui telah menginvasi wilayah Gaza, dan Rafah Palestina hingga ribuan korban jiwa berjatuhan dan rusaknya infrasutruktur. Semua muslim di seluruh dunia melakukan aksi protes dengan caranya masing-masing, baik dengan lisan macam pengutukan atau pun dengan aksi boikot produk. Yakni suatu tindakan atau strategi yang dijalankan oleh sejumlah orang atau kelompok masyarakat guna mengekspresikan protes dan ketidaksetujuan terhadap suatu hal, entitas, atau produk.

Masyarakat yang melakukan pemboikotan suatu hal sudah pasti mempunyai tujuan sebagai sarana untuk mengubah kebijakan atau praktik bisnis. Tekanan publik melalui boikot juga dapat mempengaruhi opini dan reaksi publik guna memicu perusahaan yang diboikot melakukan sesuatu.

Apa yang terjadi? Banyak perusahaan yang terafiliasi Israel merasa merugi, dan tidak tanggung-tanggung bahwa mereka adalah perusahaan skala internasional. Dari berbagai laman disebutkan kerugian yang mereka alami sungguh signifikan bahkan hingga membuat perusahaan-perusahaan tersebut melakukan jalan pintas dengan menekan biaya operasional yang salah satu contohnya pengurangan tenaga kerja. Jika diteruskan, maka kerugian mereka bisa saja berdampak pada kebangkrutan dan tutup produksi.

Mereka yang Merugi

Berikut sejumlah perusahaan yang terkena imbas boikot:

  1. PT MAP Boga Adiperkasa, Tbk (MAPB)

MAPB dikenal sebagai perusahaan Indonesia pengelola merek-merek besar seperti Starbucks yang masuk dalam daftar boikot. Pada 2023 lalu, saham ini sempat mengalami penurunan semenjak adanya seruan boikot pada produk yang dianggap terafiliasi dengan Israel. Dalam 6 bulan terakhir di 2023, saham MAPB tercatat anjlok hingga lebih dari 8%.

  • Unilever (UNVR)

Produk dan saham perusahaan dampak boikot selanjutnya yakni dari Unilever yang dikenal sebagai salah satu perusahaan yang menjual berbagai produk kebutuhan rumah tangga. Pada kuartal ketiga 2023 lalu, kinerjanya dilaporkan menurun hingga 15% akibat pengaruh sentimen investor dan keputusan yang diambil perusahaan terhadap isu geopolitik Israel.

  • Mitra Adiperkasa (MAPI)

MAPI merupakan distributor sejumlah merek sepatu seperti Adidas dan Nike yang sama-sama masuk ke dalam daftar boikot di berbagai negara. Dalam beberapa bulan terakhir, saham MAPI tercatat mengalami fluktuasi, bahkan sempat melemah sebesar 0,60%.

Harapan besar dari aksi protes semacam ini adalah agar perusahaan yang bersangkutan bisa turut bersikap untuk tidak mendukung aksi keji Israel terhadap rakyat Palestina dengan cara menghentikan suplai dana ke Israel. Artinya, ketika kita melakukan aksi boikot tersebut setidaknya kita tidak menyuburkan akse genosida Israel tersebut sebab pendanaan untuk itu akan terhambat.

Terus Jalankan

            Begitu banyak produk konsumsi masyarakat di sekitar kita yang diantaranya tidak sedikit yang terafiliasi Israel. Bagi kurang jeli, bisa saja tetap membeli. Dan kini telah hadir aplikasi yang bisa diunduh di playstore untuk mengetahui produk mana yang harus kita boikot, dan mana produk yang boleh kita beli. Caranya pun praktis hanya dengan membuka aplikasi dan scan barcode yang tersedia pada kemasan, lalu aplikasi akan mengeluarkan hasilnya. Bila termasuk produk yang perusahaannya terafiliasi Israel, maka akan muncul tulisan larangan, jika tidak maka akan muncul tanda centang yang artinya boleh dibeli. Namanya NO! Thanks.             Mungkin ini langkah kecil, namun minimal semoga ini sebagai bukti tanda keberpihakan kita pada Palestina dan penolakan kita atas tindakan keji Israel tersebut.

More To Explore

cerita hikmah

4 Golongan Manusia Ketika Menghadap Allah di Akherat

Orang-orang yang didekatkan oleh Allah Ta’ala. Mereka adalah orang-orang yang suka berbuat kebaikan (ahlul ihsaan). Inilah kedudukan tertinggi seseorang di sisi Allah Ta’ala. Mereka adalah

Bersama Koinmu,
Darul Hisan Hadir untuk Ummat