-

Pejabat Dikucilkan Sebab Kejujurannya
Bayangkan seorang pejabat di sebuah kota. Ia dikenal lurus, sederhana, dan tidak mau menerima suap. Saat memimpin rapat, ia menolak menandatangani proyek yang penuh rekayasa. Saat ada pembagian anggaran, ia menolak “jatah” yang biasanya dinikmati pejabat lain. Awalnya banyak yang memujinya. Namun, seiring waktu, teman-teman sejawat mulai menjauhinya. Ia tidak lagi diundang dalam pertemuan “eksklusif”,…