Marak Kabar Hoaks Tanda Mau Kiamat

Share This Post

Di tengah cepatnya penyebaran informasi pada masa sekarang maka penyebaran berita palsu atau hoax sulit dihindari. Lalu fenomena apakah ini?

Ya berita palsu atau hoax semakin menjamur seiring menjamurnya website dan media sosial. Hal ini amat berbeda dengan masa sebelum sekarang. Dahulu seseorang hanya bisa mengakses info dari media yang terbatas, yaitu radio, televisi dan koran.

Namun sekarang informasi sangat mudah didapat. Kita tinggal memegang hape maka semua yang terjadi di dunia ini bisa kita ketahui. Kemajuan ini memang membawa banyak maslahat, namun kemudaratan juga semakin meluas, salah satunya ialah tersebarnya berita yang tidak valid dengan sangat mudah dan masif.

Terkadang ada berita palsu dari sms yang masuk, ada info tidak valid dari website, dan lebih banyak lagi di media sosial yang lainnya. Mungkin kita menganggap fenomena kabar hoax ini hanya fenomena biasa. Akan tetapi Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menyebutkan bahwa banyaknya hoax menunjukkan dekatnya hari kiamat.

Pertanda kiamat

Dalam salah satu haditsnya Rasulullah SAW menyebutkan bahwa banyaknya kedustaan dan tidak adanya tatsabbut atau mencari kepastian dalam berita merupakan tanda akhir zaman.

Rasulullah SAW bersabda: “Akan ada sekelompok manusia di akhir umatku yang akan berbicara kepada kalian dengan sesuatu yang tidak pernah kalian dengar sebelumnya tidak pula oleh bapak-bapak kalian, maka berhati-hatilah kalian dan hindarilah mereka (agar tidak menimpakan fitnah kepada kalian).” (HR. Muslim)

Dalam hadits yang lain beliau bersabda: “Pada akhir zaman akan ada para pembohong yang membawa berita kepada kalian dengan sesuatu yang tidak pernah kalian dengar, tidak juga pernah didengar oleh bapak-bapak kalian, maka hati-hatilah kalian dan hindarilah mereka agar tidak menyesatkan kalian juga tidak mendatangkan fitnah kepada kalian.” (HR. Muslim)

Kedua hadits ini menjelaskan bahwa banyaknya kebohongan dan kedustaan kelak akan terjadi manakala umat ini telah berada di pengujung masanya. Maka yang Rasulullah SAW wasiatkan ialah agar kita tidak ikut andil dalam penyebaran berita tersebut dan hati-hati dalam menerima berita sebelum kita tahu kevalidannya.

Peran setan

Tersebarnya berita hoaks ialah untuk membingungkan manusia dan menyusupkan rasa khawatir dan takut ke dalam hati mereka. Maka dalam hal ini setan ikut andil. Mereka amat suka jika manusia dalam ketakutan, kekhawatiran dan lupa bertawakal kepada Allah dengan cara menyebarkan berita palsu.

Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya syaitan menjelma dalam rupa seseorang, lalu dia mendatangi suatu kaum dan menceritakan sebuah berita bohong, akhirnya mereka berselisih. Lalu seseorang dari mereka berkata, ‘Aku mendengar seseorang bercerita, ‘Aku mengetahui wajahnya akan tetapi tidak mengetahui namanya.’” (HR. Muslim)

Dalam sejarah pun disebutkan bagaimana peran setan yang berusaha menyusupkan rasa takut kepada kaum muslimin, yaitu ketika perang Uhud. Saat itu kaum muslimin terdesak mundur karena banyak yang gugur dan syahid. Lalu tiba-tiba setan datang dan mengabarkan bahwa kafir Quraisy telah berkumpul dan akan menyerang mereka kembali. Padahal hal itu hanya kebohongan dan kedustaan untuk menakuti kaum muslimin dan kenyataannya hal itu tidak terjadi.

Bertabayyun lebih dulu

Kedustaan dan kebohongan yang dilakukan manusia pada zaman sekarang karena mereka tidak hati-hati dengan suatu berita lalu menyebarkannya tanpa memastikan terlebih dahulu. Hal itu jelas menyesatkan manusia dan memfitnah mereka. Karena itulah Allah ta’ala memberi peringatan agar tidak membenarkan mereka kecuali kita mencari kevalidannya dahulu. Allah berfirman: “Wahai orang-orang yang beriman jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita maka telitilah kebenarannya agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan) yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu.” (QS. Al-Hujurat: 6)

More To Explore

Bersama Koinmu,
Darul Hisan Hadir untuk Ummat